Inbox tim yang rapi
Percakapan WhatsApp yang terhubung bisa dikelola dalam satu ruang kerja bersama, lengkap dengan status dan pemilik follow-up.
WhatsApp CRM untuk bisnis yang mulai punya tim
Juwalan membantu tim mengelola chat WhatsApp, database customer, order, handover admin, dan follow-up — tanpa spreadsheet dan tanpa chat yang tenggelam.
Inbox Juwalan
Percakapan WhatsApp yang terhubung
Antrian hari ini
Rani — Repeat customer
Status order dan pembayaran dicek admin
Masalah operasional
Chat WhatsApp masuk ke beberapa admin tanpa status yang jelas.
Data customer, order, dan follow-up masih tercecer di chat personal atau spreadsheet.
Owner sulit melihat mana percakapan yang sudah ditangani, tertunda, atau butuh eskalasi.
Solusi Juwalan
Percakapan WhatsApp yang terhubung bisa dikelola dalam satu ruang kerja bersama, lengkap dengan status dan pemilik follow-up.
Simpan konteks customer, kebutuhan, status order dan pembayaran agar admin tidak perlu mencari ulang dari awal.
AI membantu admin merangkum percakapan, menyiapkan draft balasan, dan menjaga workflow follow-up tetap berjalan.
Product preview
Landing ini menampilkan arah produk: inbox, customer, status order dan pembayaran, serta bantuan AI untuk merapikan percakapan. Detail fitur tetap mengikuti setup bisnis saat demo.
Inbox Juwalan
Percakapan WhatsApp yang terhubung
Antrian hari ini
Rani — Repeat customer
Status order dan pembayaran dicek admin
Cara kerja
Tim bisa mulai dari kanal WhatsApp yang sudah disiapkan, lalu mengelola percakapan dari dashboard Juwalan.
Tandai chat baru, sedang ditangani, menunggu customer, atau selesai agar handover antar-admin lebih jelas.
Catat kebutuhan customer, status order dan pembayaran, lalu gunakan reminder kerja untuk membantu follow-up.
Fitur utama
Satu tempat untuk membaca, membalas, dan membagi percakapan customer ke admin yang tepat.
Profil customer, riwayat percakapan, dan konteks kebutuhan tersimpan lebih mudah ditemukan.
Status kerja membantu follow-up tanpa mengandalkan ingatan admin atau spreadsheet terpisah.
Pantau status order dan pembayaran sebagai konteks operasional untuk tim CS dan admin.
AI membantu admin membuat ringkasan, saran balasan, dan catatan percakapan dengan tetap diawasi manusia.
Pisahkan akses owner, admin, dan agent agar operasional tidak bergantung pada satu akun personal.
Positioning
Tidak menggantikan WhatsApp, tetapi membantu tim mengelola percakapan WhatsApp yang terhubung.
Tidak memaksa semua proses langsung otomatis; AI membantu admin, sementara keputusan tetap di tim.
Tidak berfokus pada vanity metrics; prioritasnya adalah chat, customer, order, dan follow-up lebih tertata.
Use cases
Online shop yang mulai punya admin CS lebih dari satu orang.
Jasa, travel, kursus, dan layanan berbasis konsultasi yang butuh follow-up rutin.
Bisnis lokal yang ingin memisahkan chat personal owner dari operasional customer support.
FAQ
Belum. Saat ini akses masih melalui demo dan aktivasi terbatas agar setup bisnis, tim, dan kanal WhatsApp bisa disiapkan dengan benar.
Tidak harus. AI membantu admin menyiapkan ringkasan dan draft, tetapi tim tetap bisa meninjau dan mengirim balasan sesuai konteks customer.
Cocok ketika chat customer mulai ramai, ada lebih dari satu admin, atau follow-up mulai sulit dipantau dari WhatsApp biasa.
Jadwalkan demo untuk membahas jumlah admin, alur WhatsApp, customer database, status order dan pembayaran, serta area yang bisa dibantu AI.